KAWANAN PERAMPOK INDOMARET BERHASIL DI BEKUK JAJARAN POLRES SEMARANG

MBP JATENG, Ungaran – Polres Semarang melaksanakan release  tentang pencurian dan kekerasan yang terjadi di salah satu Mini Market Indomaret  di Jalan Jenderal Sudirman No 99 Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Jumat (30/8/2019)
Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat mengatakan, Penangkapan pelaku yang berjumlah 5 orang bermula salah satunya AM yang diamankan oleh Sat Narkoba Polres Semarang dengan kasus narkoba. Lalu dalam pengembangannya ternyata pelaku juga terlibat kasus pencurian dan kekerasan disalah satu indomaret di Kabupaten Semarang. Pelaku lainnya  berinisial MM, RH, AY dan AA pun telah diamankan. Dalam kasus ini pelaku  AM, MM, RH serta AY bertempat tinggal di Jepara sedangkan pelaku AA yang berperan sebagai driver berdomisili di Poncoruso Kecamatan  Bawen Kabupaten Semarang, “ ungkapnya.
Kronologi kejadian bermula pelaku AA parkir disamping mini market indomaret sedangkan ke 4 pelaku masuk ke dalam indomaret. Pelaku MM menodong karyawan mini market tersebut menggunakan senjata air soft gun, dan RH mengikat karyawan menggunakan kabel tis warna putih. Setelah itu MM menguras uang yang berada di berangkas sekitar Rp. 46.800.000,- , sedangkan AY dan AM menggasak rokok berbagai merek yang ada dietalase mini market tersebut. Setelah selesai para pelaku kabur ke arah Semarang.
Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini 2 pucuk senjata replika (Air Softgun), 2 buah topi, 1 tas cangklong warna hitam berisikan 8 buah kabel tis warna putih, 2 buah kunci leter L, 1 buah tabung gas Co2 Air Softgun, 1 botol plastik peluru gotri, 1 kotak plastik peluru gotri dan 1 unit KBM Merek Datsun Go+ warna putih Nopol B 2290 BKP.
“Dalam hal ini kerugian berkisar Rp. 48.904.000,-.
Dalam pengakuannya Pelaku ini mengakui pernah melakukan tindak kriminal di wilayah Ambarawa, Bawen, Magelang, Rembang, serta Jepara,” ungkap Kapolres Semarang.
” kami menghimbau kepada masyarakat tetap tingkatkan kewaspadaan terutama tingkatkan siskampling wilayah mulai dari kampung maupun perumahan dan wilayah yang dianggap rawan akan tindak  kriminal, bila perlu pasang CCTV, peran masyakat dibutuhkan dalam hal kamtibmas agar tindakan – tindakan semacam ini dapat diminimalisir,” tegasnya.(bin)
Editor: Arie

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *